[PRESS RELEASE] BAKTI SOSIAL “AMILUM”

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kegiatan Bakti Sosial HIMAMIA FMIPA UNS dan IKAHIMKI Wilayah III 2019 dapat terselenggara dengan baik. Kegiatan yang mengusung tema AMILUM (Aksi Himamia Peduli Lingkungan Masyarakat) ini dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2019 bertempat di Gedung Posyandu “Sejahtera” Desa Randusari RT 02 RW 30, Desa Randusari, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan dimulai pada pukul 06.00 WIB oleh panitia dengan menyiapkan tempat penyuluhan, tempat registrasi dan konsumsi, lahan parkir untuk panitia dan peserta, tempat Chemistry For Kids (CFK), juga memeriksa peralatan yang akan digunakan. Pada pukul 06.30 panitia melakukan briefing kegiatan dan keadaan ruangan sudah siap. Kegiatan dilanjutkan dengan pemantapan serta persiapan akhir acara serta menyambut kedatangan warga. Antusias warga yang tinggi terhadap acara ini ditandai dengan kedatangan warga yang datang lebih awal dari waktu yang telah ditetapkan. Warga sudah mulai berdatangan sejak pukul 07.45 dimana kegiatan bakti sosial seharusnya dimulai pada pukul 08.00 WIB (untuk registrasi peserta). Warga yang datang dipersilahkan mengisi absensi dan diberikan konsumsi. Kemudian warga diarahkan menuju tempat sosialisasi yang telah disediakan. Namun ketika registrasi terdapat komunikasi yang kurang antar panitia mengenai registrasi untuk sosialisasi dan registrasi untuk Chemistry For Kids (CFK). Pada pukul 07.30 WIB beberapa panitia mendampingi Bapak Candra Purnawan dan Bapak Pranoto selaku dosen pembicara. Mayoritas tamu undangan yang berasal dari delegasi IKAHIMKI Wilayah III juga turut hadir sebelum acara dimulai.

Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dipandu oleh MC dengan melafalkan bacaan basmalah, kemudian dilanjutkan dengan membacakan susunan acara. Selanjutnya sambutan diberikan oleh ketua panitia, ketua umum Himamia, Koordinator Wilayah III Ikahimki dan Ketua RW 30 Desa Randusari, Kelurahan Mojosongo. Sosialisasi Masyarakat dimulai pada pukul 08.50 WIB, dimana sosialisasi ini merupakan sosialisasi mengenai bahaya bahan kimia serta pengolahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan sosialisasi diikuti warga dengan antusias, terlebih terdapat doorprize yang diberikan kepada warga yang aktif bertanya mengenai sosialisasi yang diberikan. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dan sertifikat kepada pembicara. Acara sosialisasi diikuti oleh 99 orang warga.

Chemistry for Kids (CFK) dilaksanakan pukul 08.45 WIB hingga pukul 09.45 WIB yang dipandu oleh pembawa acara CFK. Waktu untuk CFK mengalami kemunduran dikarenakan pengkondisian anak-anak. Kegiatan ini diisi dengan beberapa permainan yang berhubungan dengan kimia, seperti larutan pelangi, susu pelangi dan tanah retak. Kegiatan CFK mendapat antusiasme dari anak-anak sekitar yang ditandai dengan banyaknya anak-anak yang hadir. Kendala yang dialami saat CFK adalah usia anak-anak yang hadir pada kegiatan CFK terlalu dini. Selesai permainan dilanjutkan Fun Games. Fun Games diisi dengan permainan anak-anak seperti estafet karet, pesan berantai dan estafet sarung. Namun, estafet sarung batal dilakukan karena usia anak-anak yang menghadiri CFK belum mencukupi.

Setelah kegiatan sosialisasi, dilangsungkan tiga kegiatan secara bersamaan di ruangan yang berbeda, yaitu donor darah, cek kesehatan sekaligus pembagian sembako, dan hiburan akustik yang dibawakan oleh Divisi Olahraga dan Seni HIMAMIA 2019.

 Kegiatan hiburan dilaksanakan pada pukul 10.10 WIB di ruang sosialisasi masyarakat. Kegiatan hiburan dimulai lebih awal dari waktu yang seharusnya dikarenakan sosialisasi yang selesai lebih cepat dari yang dijadwalkan. Kendala pada kegiatan hiburan adalah durasi waktu hiburan lebih lama dari yang dijadwalkan sehingga panitia harus mencari pengisi acara hiburan lebih banyak lagi.

Cek kesehatan dari BSMI dilaksanakan pukul 10.10 WIB setelah pihak BSMI dan dokter telah mempersiapkan perlengkapan medis. Warga yang sudah mendapat kupon cek kesehatan dipanggil satu persatu sesuai waktu kedatangan. Urutan pemanggilan menjadi tidak sesuai karena terdapat kesalahan pendataan pada saat proses registrasi. Kendala yang terjadi saat proses cek kesehatan adalah adanya musibah yang dialami salah satu warga setempat sehingga hampir seluruh warga tidak mengikuti cek kesehatan yang ada dan langsung menuju ke meja penyerahan sembako, panitia membagikan sembako yang berisi beras, minyak, mie, gula, dan teh. Dalam pembagian sembako, terdapat beberapa warga yang pulang terlebih dahulu karena suatu urusan sehingga tidak mengambil sembako. Jumlah sembako yang dibagikan kepada warga sebanyak 95 bungkus dan 5 sisanya diberikan kepada warga sekitar tempat penyuluhan. Jumlah peserta yang mengikuti cek kesehatan sebanyak 27 orang.

Pada kegiatan donor darah yang dilakukan bersamaan dengan cek kesehatan, terdapat 40 orang yang mendonorkan darah dari target awal sebesar 30 orang. Pendonor darah berasal dari panitia, tamu undangan serta warga setempat. Kegiatan donor darah selesai pada pukul 11.45 WIB. Setelah semua kegiatan selesai, panitia melaksanakan salat dhuhur kemudian membereskan ruangan yang digunakan dan mengembalikan kursi dan meja kembali ke ruangan semula. Acara diakhiri dengan doa dan evaluasi seluruh panitia bakti sosial pada pukul 13.30 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *