Jejak Pengalaman yang Tidak Bisa Terbeli

Ada pepatah mengatakan, guru terbaik adalah pengalaman. Setiap orang memiliki pengalaman yang akan membentuk jati diri seorang manusia. Ngomongin pengalaman, pengalaman apa yang sangat berkesan bagi kalian? Disini kami akan menceritakan sebuah pengalaman yang luar biasa dari salah satu mahasiswa Kimia FMIPA UNS. Dia bernama Dendy, yang merupakan mahasiswa angkatan 2017. Dia  memilih Kimia FMIPA UNS sebagai pijakan langkahnya karena dia merasa enjoy saat belajar Kimia. Hal itu dibuktikan dengan Dendy yang merasa betah saat kuliah, kegiatan berorganisasi dan dapat menyempatkan waktu main selama di Kimia.

Namun, berkuliah di Kimia tentunya tidak berjalan begitu-begitu saja. Ada masa-masa berat yang dirasakan setiap orang. Menurut Dendy, saat semester 3 dan 4 ia mampu menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi. Namun saat semester 5, lebih fokus ke organisasi. Di tiap-tiap semester pasti ada cerita yang berkesan. Perjuangan sangat terasa di semester 3, karena menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi. Ada banyak materi kuliah baru di semester ini. Mata kuliah yang cukup sulit dan butuh perjuangan untuk bisa lulus mata kuliah tersebut. Ada 3 praktikum di semester 3 yang tidak mudah untuk dilewati. “Kalau gagal paling gak dapet hasil aja sih praktikumnya, misal di organik itu kan banyak destilasi, bisa aja gak dapat destilat. Atau hasil KLT nya gak sesuai, spotnya banyak. Kalau di anorganik sih yang paling sering gak dapet hasil, terutama pas bikin garam mhor. Di angkatanku yang dapet kristalnya juga gak banyak. Tapi di angkatan 2018 banyak yang dapet garam mhornya, keren-keren mereka. Paling inhall pretes terus adanya wkwk apalagi analit.” kata Dendy.  

Selama di Kimia tentunya Dendy ada cerita pengalaman yang berkesan. “Yang paling berkesan itu karena padat dengan praktikum, kuliah dan organisasi.Jadi bener-bener kerasa strugglenya. Begadang terus tiap malam, ngatur waktu sebaik dan seefektif mungkin, main seperlunya, dan jadi disiplin. Alhamdulillah karena saya jalanin dengan penuh keikhlasan, gak ngeluh gak sambat, akhirnya jadi ngalir aja. Totalitas dan loyalitas ke kuliah dan organisasi atau ke tempat yang butuhin saya. Hasilnya juga lumayan, gak jelek-jelek amat. Bersukur saya, kegiatan berjalan nilai juga aman,” tutur Dendy.

Dendy juga termasuk mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi. Dendy pernah menjadi bagian dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FMIPA selama 1 tahun dan menjadi bagian dari HIMAMIA (Himpunan Mahasiswa Kimia) selama 2 tahun. Dendy tertarik untuk bergabung di BEM karena merasa ingin berguna dan terjun untuk masyarakat serta memberikan kontribusi untuk pemerintah. Sedangkan saat bergabung dengan HIMAMIA, karena merasa sebagai anak Kimia wajib untuk menyukseskan dan ikut serta menjadi bagian dari prodi sendiri yang sudah seperti rumah. Saat menjadi anggota BEM, Dendy menjadi bagian dari Kementrian Sosma. Dendy awalnya ingin masuk di Kementrian Kastrat (Kajian Strategis) namun dalam keberjalanannya, ia justru bersyukur menjadi bagian dari Sosma BEM. Di Sosma hampir tiap minggu datang ke dusbin (dusun binaan) untuk mengajar TPA(Taman Pendidikan Al-Qur’an). “Lewat kegiatan-kegiatan Sosma, khususnya dengan dusbinnya menambah rasa kepekaan dan kepedulian saya terhadap masyakarat dan anak-anak. Terus kalau secara umum saya lumayan cukup aktif di BEM, walaupun di grup besar jarang nongol. Diskusi dan kegiatan di luar kementrian saya ikut. Pernah ikut aksi juga di rektorat, ikut konsolidasi untuk menambah pemahaman dan kekritisan saya juga. Sampai dulu di akhir periode sempat diajak maju buat jadi calon. Selama di BEM juga berkesempatan buat lebih mengenal fakultas. Terus cakupan relasinya juga jadi sefakultas. Lebih tau dan bakal banyak obrolan dengan anak-anak dari prodi lain. Bisa menambah perspektif kita” cerita Dendy.

Nah, kalau sisi cerita saat ber-HIMAMIA ini menurut Dendy “nano-nano” banget. Menurutnya, selama periode akhirlah yang penuh dengan perjuangan. “Nah hari-hari selama periode akhir itu selalu penuh perjuangan bagi saya. Setiap hari pasti ada kegiatan selain kuliah. Entah sebatas rapat sie atau kenalan dengan adik tingkat. Sehari dulu mungkin hanya tidur 2-4 jam malamnya. Malah kadang saya suka skip kelas buat istirahat atau ngerjain tugas. Terus weekendnya saya ngindis. Kebetulan di BEM MIPA juga dulu diminta buat megang kegiatan yang waktunya panjang juga (sebulan). Jadi sehabis osjur selesai saya langsung gas ngurus kegiatan yang namanya FLS itu. Nah sebelum osjur selesai dan kegiatan fls itu dimulai kan butuh persiapan, persiapannya juga berbarengan sama osjur itu. Jadi bagi saya hampir gak ada waktu liburnya. Makanya saya sebut perjuangan dan berkesan banget. Saya harus bertahan dan terus berjalan. Kalau saya jatuh atau malas sedikit, kuliah dan kegiatan bisa berantakan. Disiplin dan yakin adalah kunci. Selalu optimis dan total ngejalaninnya” Ungkap Dendy.

Pada periode kedua di HIMAMIA, Dendy menjadi Ketua Umum HIMAMIA 2019. Pastinya, saat menjadi Ketum tantangannya lebih berat daripada saat jadi staff. “Beberapa mirip sama waktu jadi staff. Namun karena udah jadi ketum, tanggung jawabnya lebih. Perannya lebih banyak. Mengkoordinasi,  mengarahkan, memantau, dan terakhir membersamai PHT dan staffku. Bener-bener harus bagi waktu, belajar buat disiplin dan profesional. Waktunya kuliah fokus kuliah, waktunya organisasi fokus organisasi, waktunya nugas, fokus nugas. Waktunya dibagi sesuai kebutuhan. Jadi aku gak ada alasan, kuliahku berantakan karena organisasiku dan organisasiku beratankan karena kuliahku. Lewat himamia aku jadi lebih kenal sama dosen-dosen alhamdulillahnya. Aku juga ngerasa jadi lebih berani dan lebih pede bicara sama dosen” Cerita Dendy.

Benar-banar pengalaman yang luar biasa ya? Nah motivasi yang membuat seorang Dendy menjadi pribadi yang kuat ini adalah “Ada yang mengeluh, ingin gugur dan jatuh, lalu dia berkata LELAH. Ada yang lelah, tubuhnya penat, tapi semangatnya kuat, dan berkata LILLAH”. Menurut Dendy ia harus mampu memotivasi dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain. “Orang yang bisa memotivasi diri sendiri itu orang yang hebat menurut saya. Bahkan mereka tidak mudah didorong oleh uang atau gelar. Ambisi pribadilah yang membuat mereka tetap optimis. Ini juga yang membuat mereka selalu berenergi dan persisten dengan usaha mereka sampai tercapai. Makanya saya selalu berusaha optimis, yakin, dan positif thinking biar semakin jauh dengan yang namanya ngeluh dan gak bersyukur”  tutur Dendy.

Tapi saat Dendy jadi ketum, dia juga masih sempat menonton film loh. Dia juga jarang bosen dalam berorganisasi. “Tapi kebetulan saya emang jarang bosen kalau dalam berorganisasi. Mungkin karena saya selalu enjoy dan nothing to lose. Saya kan punya hobi nonton film, ya. Nah tiap minggu tuh pasti saya sempetin buat nonton juga di sela waktu kosong saya. Saya sempetin lah jatuhnya. Menjadi ketua bukan berarti harus menghilangkan hobi dan kebiasaanmu”. Kata Dendy. Ternyata seorang ketum, masih sempat nonton film ya, hehe. Kalian sempet nonton gak nih?

Dendy merupakan sosok pribadi yang kuat, memiliki prinsip hidup, dan mampu membagi waktunya. Dalam hal ini jejak Dendy dapat sebagai motivasi diri untuk menjadi pribadi yang kuat dan menjadi lebih baik lagi. Pada kesempatan ini, Dendy juga memberikan sebuah kata-kata motivasi untuk kita semua. “Kuliah bukan hanya tentang mencari nilai. Ada lebih dari itu! Cari dan temukanlah bagi kalian yang lebih berharga dari sekedar nilai itu sendiri. Asah dan terus isi diri dengan yang bermanfaat serta jangan lupa untuk selalu rendah hati. Sebab semesta akan meninggikan orang-orang yang merendahkan hatinya” pesan Dendy. Demikian cerita dari Dendy, tetap semangat kuliahnya!

Oleh

Desy Nila Rahmana (M0319016)

Nisrina Rahma Firdausi (M0319054)

[PRESS RELEASE] HIMAMIA MENGABDI “ASPIRIN”

Dokumentasi Penyaluran Donasi Himamia Mengabdi 2020

Kegiatan HIMAMIA Mengabdi dilaksanakan dalam bentuk rangkaian acara berupa kelas online dan penyuluhan mingguan, penyuluhan puncak, serta donasi untuk desa Ngringo. Rangkaian acara pertama yaitu kelas online yang diadakan pada hari Senin-Jumat tanggal 17 Agustus-11 September 2020 melalui WhatsApp Group. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD dan SMP dengan rata-rata setiap harinya terdapat 4-7 siswa dari 24 peserta yang mengikuti kelas online. Kelas online dimulai dengan mengirim link presensi dan pembukaan pada pukul 14.00 WIB oleh penanggung jawab masing-masing. Kegiatan selanjutnya yaitu penyampaian materi dan diskusi pekerjaan rumah (PR) hingga pukul 15.00 WIB. Selanjutnya diberikan waktu untuk istirahat dan sholat sampai pukul 15.30 WIB. Setelah itu dilakukan kembali penyampaian materi dan diskusi pekerjaan rumah (PR) hingga pukul 17.00 WIB. Kemudian kegiatan diakhiri pada pukul 17.00 WIB. Selama keberjalanan pengajaran antusiasme siswa  masih kurang ditandai dengan sedikitnya respon siswa di grup, dan juga siswa dirasa masih malu untuk menanyakan soal secara langsung di grup. Sehingga tidak sedikit yang bertanya melalui personal chat kepada panitia. Akan tetapi, pada tanggal 31 Agustus-11 September 2020 diadakan  perubahan jadwal kelas online karena sudah memasuki waktu perkuliahan. Sehingga kelas online dimulai pada pukul 19.00-21.00 WIB.  Sistem pembelajaran di minggu ke-empat juga diubah dengan mengemas pelajaran dalam bentuk games. Sebagai contoh untuk pelajaran bahasa inggris dibuat games menemukan kata berbahasa inggris, untuk pelajaran matematika dilakukan tebak tebakan hitungan, dll.

Untuk penyuluhan  mingguan diikuti oleh warga sebanyak 25 orang dan  dilakukan selama 3 kali dengan membagikan foto dan video melalui Instagram dan WhatsApp Group. Penyuluhan minggu ke-1 dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2020 dengan tema ‘Pentingnya Menggunakan Masker’. Penyuluhan minggu ke-2 dilakukan pada tanggal 30 Agustus 2020 dengan tema ‘Menghadapi New Normal’. Dan penyuluhan minggu ke-3 dilaksanakan pada tanggal 6 September 2020 dengan tema ‘Adaptasi Kebiasaan Baru’.

Rangkaian acara kedua yaitu penyuluhan puncak kepada warga Desa Ngringo melalui WhatsApp Group pada tanggal 13 September 2020 yang diikuti oleh warga Desa Ngringo sebanyak 25 orang. Acara dimulai dengan mengisi presensi dan pembukaan oleh Nurcholisa Ramadhani sebagai pembawa acara pada pukul 09.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia yaitu Nandy Isamu Hendrayana pada pukul 09.05 WIB. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum HIMAMIA yaitu Abdul Hafizh Arif Arafi pada pukul 09.10 WIB. Selanjutnya sambutan dari Kepala Program Studi Kimia FMIPA UNS yaitu Dr. Abu Masykur, S.Si., M.Si. pada pukul 09.15 WIB. Kemudian sambutan dari Ketua RT Desa Ngringo pada pukul 09.15 WIB. Dan sambutan terakhir yang disampaikan oleh Ketua RW Desa Ngringo pada pukul 09.25 WIB. Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi mengenai Covid-19 dan sesi tanya jawab oleh Dian Nugroho, dr., M.Med.Ed. pada pukul 09.30 WIB. Kemudian penyampaian materi kedua mengenai bisnis dikala pandemi dan sesi tanya jawab oleh Dr. I.F. Nurcahyo, S.Si., M.Si. pada pukul 10.15 WIB. Selanjutnya dilakukan penutupan acara dan dokumentasi kegiatan berupa screenshoot pesan pada pukul 11.00 WIB. Tetapi dalam pelaksanaannya acara ini mundur dari jam yang telah ditentukan yaitu berakhir pada pukul 11.30 WIB.

Rangkaian acara terakhir yaitu penyaluran donasi kepada desa yang terdampak Covid-19 yakni Desa Ngringo berupa sembako sejumlah 50 bungkus. Acara dimulai dengan persiapan menuju Desa Ngringo pada pukul 15.00 WIB. Kemudian dilakukan perjalanan menuju Desa Ngringo pada pukul 15.30 WIB. Selanjutnya perkenalan dengan Ketua RT dan RW Desa Ngringo pada pukul 16.25 WIB. Acara selanjutnya yaitu pembagian sembako yang diserahkan secara langsung ke rumah warga Desa Ngringo pada pukul 17.00 WIB. Kemudian diakhiri dengan penutupan pada pukul 17.50 WIB. Pada tanggal 26 September 2020  dilakukan penyaluran handsantizer sebanyak 7 buah oleh perwakilan panitia HIMAMIA  Mengabdi ke ibu RT 05 Desa Ngringo pukul  08.00 WIB. Ada sedikit kendala dalam penyaluran handsanitizer ini, yakni keterbatasan panitia yang ada di Solo sehingga perwakilan panitia yang menyalurkan hanya seorang diri.

[PRESS RELEASE] Dies Natalis HIMAMIA ke-XXIII

Sabtu-Minggu / 26-27 September 2020

Dokumentasi Dies Natalis HIMAMIA saat hari pertama

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami diberi kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan acara Dies Natalis HIMAMIA ke XXII. Tema pada tahun ini adalah Long Distance Chemistry. Pemilihan tema tersebut diharapkan mahasiswa kimia masih dapat melakukan sesuatu yang menyenangkan secara online meskipun dalam suasana pandemi. Sehingga hubungan antara mahasiswa kimia ataupun antara mahasiswa dengan dosen masih tetap terjaga erat. Acara puncak Dies Natalis HIMAMIA ke XXIII dilaksanakan pada tanggal 26-27 September 2020 yang bertempat di Zoom Meetings yang ditujukan untuk semua mahasiswa aktif kimia dan mengundang perwakilan himpunan dan UKM di fakultas MIPA serta perwakilan IKAHIMKI wilayah III. Pada acara ini diadakan perlombaan ,yaitu Putra-Putri Kimia, twibbon, iklan layanan masyarakat, dan video kreasi tiktok, serta adanya penyampaian materi oleh Bapak Dr. Edi Pramono, S.Si., M.Si dan Bapak Dr. I F Nurcahyo, S.Si., M.Si.  

Hari pertama diawali dengan pengondisisan panitia, peserta, dan tamu undangan dengan sekretaris menyiapkan tautan presensi kehadiran dan liaison officer (LO) angkatan membagikan tautan tersebut ke tiap angkatan yang diundang. Acara dimulai pukul 09.00 yang dibawakan oleh MC Abiyoga Nugroho dan Saskia Fiestika Berliana dari mahasiswa prodi Kimia angkatan 2020. Dilanjutkan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh Fajar Faqih Fatihin mahasiswa prodi Kimia angkatan 2019. Lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Himamia yang dipimpin oleh dirigen, yaitu Aprilia Garin Aryanda mahasiswa prodi Kimia angkatan 2020. Kemudian pukul 09.20 dilanjutkan sambutan-sambutan, yaitu sambutan dari ketua panitia (Muhammad Iqbal Nur Hasan, mahasiswa prodi Kimia angkatan 2019), sambutan ketua umum Himamia 2020 (Abdul Hafizh Arif Arafi, mahasiswa prodi Kimia angkatan 2018), sambutan kepala prodi Kimia (Bapak Dr. Abu Masykur, S.Si, M.Si), dan sambutan dekan FMIPA UNS (Bapak Drs. Harjana, M.Si., M.Sc., Ph.D).

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai cara menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi oleh Bapak Dr. Edi Pramono, S.Si, M.Si. dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dengan antusias oleh para peserta. Sesi materi I ditutup dengan dokumentasi Bersama pemateri yang dipandu sie publikasi, dekorasi, dan dokumentasi (sie PDD). Dilanjutkan dengan sesi perkenalan angkatan dari angkatan 2020-2016 dan ditambah persembahan video ucapan ulang tahun dari angkatan 2015. Sesi ini berlangsung meriah yang ditunjukkan dari antusias peserta dari ramainya kolom chat. Dilanjutkan dengan ISOMA (istirahat, sholat, dan makan) pada pukul 11.45-13.00. Acara dilanjutkan kembali pukul 13.00 dengan sesi penyampaian meteri II mengenai berwirausaha di kala pandemi oleh Bapak Dr. IF Nurcahyo, S.Si., M.Si. dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung seru. Penyampaian materi II diakhiri dengan dokumentasi bersama pemateri yang dipandu dari sie publikasi, dekorasi, dan dokumentasi (sie PDD). Hari pertama selesai  dan acara ditutup oleh MC pada pukul 14.00

Hari kedua diawali dengan pengondisian panitia, peserta, dan tamu undanga oleh seketaris untuk membagikan tautan presensi kehadiran dan liaison officer (LO) angkatan untuk membagikan tautan tersebut ke tiap angkatan yang diundang. Acara dibuka oleh MC, yaitu Abiyoga Nugrogo dan Saskia Fiestika Berliana mahasiswa prodi Kimia angkatan 2020 pada pukul 09.00. Kemudia dilanjutkan dengan lomba Putra-Putri Kimia yang diawali dengan perkenalan perwakilan Putra-Putri dari angkatan 2020-2017. Putra-Putri Kimia tahun 2017 diwakilkan oleh Nurul Hidayah dan Dendy. Putra-Putri Kimia tahun 2018 diwakilkan oleh Priscilla Inez Gerard dan Muhammad Fahmi. Putra-Putri Kimia tahun 2019 diwakilkan oleh Feronia Ni’mahwati Putri dan Anjar Sahyana. Putra-Putri Kimia tahun 2020 diwakilkan oleh Khairunnisa Ashar dan Vicki Ahava. Setelah perkenalan, acara dilanjutkan dengan pertanyaan oleh juri dari perwakilan angkatan 2020-2017, yaitu: Naufal Rizal Muslimin, Putri Angela Tumanggor, Theresia Inna, dan Anita Kusuma Dewi. Kemudian, setelah semua peserta lomba putra putri menjawab pertanyaan, acara dilanjutkan penampilan video nominasi lomba dan pengumuman pemenang keseluruhan lomba. Pemenang lomba juara 1 tiktok adalah Zulfa Laila Maghfiroh. Pemenang lomba juara 2 tiktok adalah Meylina Dwi Rahayu. Pemenang lomba juara 1 twibbon adalah A. Hafizh Arif Arafi. Pemenang lomba juara 2 twibbon adalah Nandy Isamu Hendrayana. Pemenang lomba video layanan masyarakat adalah angkatan 2018. Pemenang lomba putra-putri Kimia 2020 adalah angkatan 2017 yang diwakilkan oleh Nurul Hidayah dan Dendy. Kemudian acara hari kedua selesai dan ditutup oleh MC pada pukul 11.00 WIB.